
KabarInspiratif,Kota Kediri – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri telah melaksanakan rehabilitasi saluran irigasi di kelurahan Ngampel sebagai tindak lanjut atas aduan yang disampaikan oleh warga setempat. Kegiatan yang berfokus pada perbaikan tanggul saluran dan normalisasi berlangsung dari tanggal 20 Februari hingga 04 Maret 2026, dengan total panjang saluran yang diperbaiki mencapai 115 meter. Pekerjaan ini direncanakan dan dilaksanakan secara terencana untuk mengatasi permasalahan yang telah mengganggu fungsi saluran irigasi serta menjadi kekhawatiran bagi masyarakat sekitar.
Ir.Endang Kartikasari ,S.T.,M.M Kepala Dinas PUPR Kota Kediri menyampaikan pernyataan terkait kegiatan rehabilitasi ini. “Harapan setelah dilakukan penanganan saluran irigasi dapat berfungsi secara optimal untuk mendukung pertanian dan mencegah kerusakan agar tidak semakin parah serta membahayakan penduduk sekitar,” ujarnya. Menurutnya, tindakan cepat terhadap aduan warga merupakan bentuk komitmen pemerintah kota kediri dalam menjaga infrastruktur penting yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Penerima manfaat langsung dari rehabilitasi saluran irigasi adalah para petani di wilayah sekitar saluran tersebut. Salah satu perwakilan petani, Suparto (52 tahun), yang mengelola lahan sawah seluas 0,7 hektar, menyampaikan pendapatnya. “Sebelum diperbaiki, saluran sering mengalami kebocoran dan genangan air yang menyebabkan sebagian lahan kita sulit mendapatkan pasokan air secara merata. Kadang juga ada kekhawatiran tanggul akan roboh saat musim hujan. Sekarang dengan rehabilitasi yang dilakukan, kami berharap air dapat mengalir lancar dan lahan kita bisa terairi dengan baik, sehingga produktivitas panen bisa meningkat,” ucapnya dengan penuh harapan.
Para petani juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Dinas PUPR Kota Kediri. Mereka menambahkan bahwa dengan fungsi saluran irigasi yang kembali optimal, diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga mengurangi risiko kerusakan pada lahan pertanian dan pemukiman penduduk di sekitar area saluran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat dan keberlanjutan sektor pertanian di Kota Kediri. ( Putri Fitriani)




